etalase langit

Sebentuk ragu menggumpal di kepala
Sedangkan camar laut menikmati
Sebentuk ragu membanjiri rongga mulut
Berbusa sumpah serapah


Sedangkan burung masih bersiul menatap mentari
Diantara geliat cacing-cacing di tanah
Dan tasbih-pun berhamburan di setiap kepak sayapnya
Tiadakah kepala mendongak lurus keatas namanya itu

Jentera langit masih menyimpan
Selaksa rahasia tentang diriku dan semua mahluk langit bumi
Saat tiupan bayu mengetuk lembut kulitku
Tiadakah rahasia agung dibaliknya?


Sedang kan aku sendiri leka menikmatinya
kebahagiaan duniawi


Teruntuk diriku yang selalu lupa pada-Nya

Tiada ulasan: